Sebelum Ditembak Airsoft Gun, Yunita dan Suami Ribut karena Ketahuan Nongkrong
Sebelum Ditembak Airsoft Gun, Yunita dan Suami Ribut karena Ketahuan Nongkrong
Yunita ditembak suaminya, Deni Hidayat, menggunakan airsfot gun. Saat ini, wanita tersebut masih menjalani perawatan di RSUD Koja dan kondisinya semakin membaik.
"Sehat bisa ngobrol, bisa selfie segala. Masih di RSUD, mau dioperasi," kata Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto, saat dihubungi, Jakarta, Senin (10/9).
Sebelum penembakan, Yunita sempat minta dianter pergi oleh Deni ke suatu tempat. Namun, saat itu Deni menolak permintaan Yunita.
"Gara-gara gini, istri minta anter tapi suaminya enggak mau motornya ditendang sama istrinya," jelasnya.
Alasan Deni tak mau mengantarkan Yunita karena pelaku sedang sakit atau kurang sehat badan.
"Suaminya bilang sakit katanya, 'gua enggak enak badan panas nih'. Terus istrinya lihat ternyata nongkrong sama temennya," ujarnya.
Saat ini, Deni sedang diburu polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Belum, kita lagi cari, kita juga ikut bantu nyari," kata dia.
Yunita warga Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, JakartaUtara, telah menjadi korban penembakan. Ia menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh suaminya sendiri yakni Deni Hidayat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kejadian sekitar pukul 17.00 pada Minggu (9/9). Pihaknya mengetahui hal itu ketika Muhamad Samin melaporkan apa yang dialami oleh adiknya.
"Menurut keterangan pelapor bahwa korban mengalami luka di bagian dada kanan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senen (10/9).
Korban saat ini sedang ditangani oleh petugas RSUD Koja, Jakarta Utara. Sementara untuk pelaku sendiri masih dalam pengejaran polisi.
"Akibat ditembak dengan menggunakan senjata airsoft Gun oleh pelaku, dan kini korban sedang dalam perawatan di IGD RSUD Koja. Kasus ditangani Polres Metro Jakarta Utara," katanya.


Post a Comment